Aletra L8 EV menjadi salah satu mobil listrik yang menarik perhatian di pasar Indonesia. Mobil ini hadir di segmen MPV listrik dengan menawarkan kapasitas penumpang yang besar, kabin luas, teknologi kendaraan listrik modern, serta berbagai fitur yang dirancang untuk kebutuhan keluarga Indonesia.
Aletra L8 EV juga memiliki cerita yang cukup menarik karena mobil ini bukan sekadar produk impor yang kemudian dipasarkan dengan merek baru. Aletra melakukan berbagai penyesuaian terhadap kendaraan agar lebih sesuai dengan karakter jalan, iklim, kebutuhan keluarga, dan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.
Aletra sendiri merupakan merek kendaraan listrik yang dikembangkan oleh PT Aletra Mobil Nusantara. Perusahaan ini menjalin kemitraan strategis dengan Livan Auto yang merupakan bagian dari Geely Group. Melalui kerja sama tersebut, Aletra mendapatkan akses terhadap teknologi otomotif, kemudian melakukan pengembangan dan penyesuaian lebih lanjut untuk pasar Indonesia.
Produk pertama Aletra di Indonesia adalah L8 EV. Mobil ini diperkenalkan pada akhir 2024 dan kemudian memasuki tahap produksi lokal. Seiring perkembangan perusahaan, Aletra juga terus memperluas jaringan dealer, layanan purna jual, serta kemampuan riset dan pengembangan di Indonesia.
Sejarah Aletra dan Awal Kehadirannya di Indonesia
Nama Aletra merupakan singkatan dari All Electric Transportation. Nama tersebut menggambarkan fokus perusahaan untuk mengembangkan mobilitas berbasis kendaraan listrik di Indonesia.
Aletra membangun kerja sama strategis dengan Livan Auto, bagian dari Geely Group, untuk mengembangkan kendaraan listrik dengan konfigurasi setir kanan. Kerja sama ini juga diarahkan untuk membangun kemampuan riset dan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.
Dalam pengembangan L8 EV, Aletra tidak hanya melakukan perubahan pada logo atau tampilan kendaraan. Tim teknis melakukan sejumlah penyesuaian terhadap kendaraan agar lebih cocok dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Pengembangan tersebut antara lain mencakup konversi sistem kemudi dari left-hand drive menjadi right-hand drive, penyesuaian interior dan eksterior, sistem infotainment, suspensi, sistem pendingin kabin, serta sistem pengisian daya.
Menurut GAIKINDO, L8 versi setir kanan dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia dan Indonesia juga menjadi basis produksi kendaraan tersebut untuk pasar yang menggunakan sistem kemudi kanan. :chatgpt-content-reference{index="1"}
Aletra L8 EV Bukan Sekadar Rebadge
Salah satu hal yang menarik dari Aletra L8 EV adalah proses pengembangannya. Kendaraan ini memang memiliki hubungan teknologi dengan kendaraan dalam ekosistem Geely dan Livan, tetapi Aletra melakukan rekayasa ulang dan penyesuaian agar kendaraan lebih sesuai dengan kondisi Indonesia.
Tim Aletra melakukan pengujian kendaraan di berbagai kondisi jalan. Sistem suspensi juga mendapatkan penyetelan khusus agar mampu memberikan kenyamanan ketika kendaraan melewati jalan yang bergelombang maupun permukaan jalan yang kurang rata.
Sistem pendingin kabin juga disesuaikan dengan kondisi iklim tropis Indonesia. Hal ini cukup penting karena kendaraan listrik memiliki kebutuhan pengelolaan energi yang berbeda ketika sistem AC digunakan secara intensif.
Aletra juga mengubah sistem pengisian daya dari standar yang digunakan pada kendaraan asalnya menjadi standar CCS2 yang lebih sesuai dengan ekosistem pengisian kendaraan listrik di Indonesia. :chatgpt-content-reference{index="2"}
Produksi Lokal Aletra L8 EV
Aletra L8 EV memiliki aspek penting dalam perjalanan industrinya di Indonesia, yaitu produksi lokal.
Perakitan kendaraan dilakukan menggunakan sistem Completely Knocked Down atau CKD di fasilitas PT Handal Indonesia Motor yang berada di Purwakarta, Jawa Barat.
Lokalisasi produksi tersebut menjadi bagian dari strategi Aletra untuk meningkatkan kandungan lokal sekaligus membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dalam perkembangannya, Aletra berhasil mencapai TKDN sebesar 44 persen untuk L8 EV. Capaian tersebut diperoleh melalui proses lokalisasi produksi secara bertahap dan peningkatan penggunaan komponen yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Dengan produksi lokal tersebut, Aletra juga memiliki peluang untuk mengembangkan kemampuan riset, manufaktur, serta rantai pasok kendaraan listrik di dalam negeri.
Desain Eksterior Aletra L8 EV
Dari sisi desain, Aletra L8 EV mengusung gaya MPV modern dengan bentuk bodi yang terlihat panjang dan kokoh. Karakter desainnya dibuat untuk memberikan kesan futuristis tanpa menghilangkan fungsi sebagai kendaraan keluarga.
Dimensi bodi yang cukup besar memberikan ruang kabin yang luas. Mobil ini memiliki panjang sekitar 4,8 meter dengan wheelbase yang mendukung ruang penumpang terutama pada baris kedua dan ketiga.
Bagian depan memiliki desain modern dengan berbagai detail yang membuat L8 EV terlihat berbeda dari MPV konvensional. Karena menggunakan sistem penggerak listrik, desain bagian depan juga dapat dibuat lebih sederhana dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal.
Aletra juga memberikan sejumlah detail eksterior yang membuat L8 EV terlihat lebih premium, termasuk penggunaan pelek berukuran besar dan desain lampu yang mengikuti karakter kendaraan listrik modern.
Interior dan Kabin Aletra L8 EV
Salah satu daya tarik terbesar Aletra L8 EV adalah bagian interior. Mobil ini dirancang sebagai kendaraan keluarga sehingga aspek ruang dan kenyamanan menjadi perhatian utama.
Versi L8 EV yang dipasarkan sebagai medium electric MPV menggunakan konfigurasi tujuh penumpang. Baris kedua menggunakan captain seat sehingga memberikan ruang yang lebih lega bagi penumpang.
Konfigurasi tersebut juga memberikan akses yang lebih mudah menuju baris ketiga. Bagi keluarga yang sering bepergian bersama, ruang baris ketiga menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan ketika memilih MPV.
Aletra juga menawarkan panoramic roof yang membuat suasana kabin terasa lebih terbuka. Material interior dan desain dashboard dibuat dengan pendekatan modern sehingga memberikan kesan lebih premium.
Di bagian tengah dashboard terdapat layar infotainment yang menjadi pusat berbagai fungsi hiburan dan informasi kendaraan. Fitur seperti wireless charging juga tersedia untuk memudahkan pengguna mengisi daya smartphone.
Spesifikasi Motor Listrik Aletra L8 EV
Aletra L8 EV menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum sekitar 120 kW. Motor tersebut menghasilkan torsi hingga sekitar 240 Nm.
Karakter motor listrik membuat torsi tersedia secara instan. Kondisi tersebut memberikan respons akselerasi yang terasa berbeda dibandingkan mobil dengan mesin bensin atau diesel.
Kecepatan maksimum Aletra L8 EV mencapai sekitar 160 km/jam. Angka tersebut sudah cukup untuk kebutuhan berkendara harian maupun perjalanan antarkota.
Untuk sebuah MPV keluarga, fokus L8 EV bukan mengejar performa ekstrem, melainkan memberikan kombinasi antara tenaga, kenyamanan, efisiensi dan kemampuan membawa penumpang dalam jumlah banyak.
Baterai dan Jarak Tempuh Aletra L8 EV
Salah satu bagian paling penting dari mobil listrik tentu adalah baterai. Aletra L8 EV menggunakan baterai dengan teknologi yang dirancang untuk memberikan kapasitas energi besar sekaligus mendukung penggunaan kendaraan sehari-hari.
Varian Long Range menggunakan baterai berkapasitas sekitar 64,7 kWh. Berdasarkan klaim resmi Aletra, jarak tempuhnya dapat mencapai hingga 540 kilometer dengan metode CLTC.
Aletra juga menggunakan teknologi Short Blade Bulletproof Battery. Teknologi tersebut menjadi salah satu bagian yang ditonjolkan Aletra dalam L8 EV.
Jarak tempuh 540 km merupakan angka berdasarkan metode pengujian CLTC. Dalam penggunaan sebenarnya, jarak yang dapat ditempuh dapat berbeda karena dipengaruhi kecepatan kendaraan, kondisi jalan, jumlah penumpang, temperatur, penggunaan AC, tekanan ban dan gaya berkendara.
Meski demikian, kapasitas baterai tersebut tetap memberikan keuntungan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan jauh karena frekuensi pengisian daya dapat ditekan.
Active Comfort Suspension
Salah satu fitur yang menjadi perhatian pada Aletra L8 EV adalah Active Comfort Suspension.
Teknologi suspensi tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan kondisi jalan Indonesia. Pengujian dilakukan pada berbagai karakter jalan, mulai dari jalan perkotaan, permukaan bergelombang hingga perjalanan luar kota.
Tujuan utamanya adalah menjaga kenyamanan penumpang sekaligus memberikan pengendalian yang tetap stabil.
Untuk sebuah MPV keluarga, karakter suspensi menjadi sangat penting karena penumpang tidak hanya berada di baris depan. Penumpang baris kedua dan ketiga juga harus mendapatkan tingkat kenyamanan yang baik.
Fitur Unggulan Aletra L8 EV
Aletra L8 EV menawarkan berbagai fitur yang membuatnya cukup lengkap sebagai kendaraan keluarga modern.
- Kamera 360 derajat
- Panoramic roof
- Layar infotainment besar
- Wireless charging
- Captain seat baris kedua
- AC dengan sistem pendinginan untuk seluruh kabin
- Ambient lighting
- Kursi depan elektrik
- Active Comfort Suspension
- Short Blade Bulletproof Battery
- Kabin luas untuk tujuh penumpang
- Ruang bagasi yang mendukung kebutuhan keluarga
Kombinasi fitur tersebut membuat Aletra L8 EV tidak hanya mengandalkan teknologi motor listrik dan baterai, tetapi juga menawarkan pengalaman penggunaan yang cukup lengkap.
Kapasitas dan Kenyamanan untuk Keluarga
Aletra L8 EV dirancang dengan pendekatan kendaraan keluarga. Kapasitas tujuh penumpang membuatnya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga perjalanan bersama keluarga.
Captain seat pada baris kedua memberikan ruang yang lebih nyaman dan memudahkan akses ke baris ketiga.
Aletra juga menonjolkan kemampuan L8 dalam membawa penumpang sekaligus barang. Dengan kabin yang luas, kendaraan ini dapat digunakan untuk perjalanan keluarga tanpa harus mengorbankan kenyamanan.
Konsep tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Aletra memilih segmen MPV. Karakter pasar Indonesia memang sangat dekat dengan kendaraan keluarga berkapasitas besar.
L8 EV 8-Seater
Aletra juga mengembangkan versi L8 dengan konfigurasi 8-seater. Versi ini diperkenalkan untuk memberikan ruang ekstra bagi keluarga Indonesia yang membutuhkan kapasitas penumpang lebih besar.
Pengembangan L8 8-seater menunjukkan bahwa Aletra terus melakukan eksplorasi terhadap kebutuhan konsumen Indonesia. Dengan tambahan kapasitas tempat duduk, L8 dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang membutuhkan mobil listrik keluarga dengan fleksibilitas lebih besar.
Konfigurasi ini juga memperlihatkan bahwa Aletra tidak berhenti pada produk awal, tetapi terus melakukan pengembangan terhadap model yang sudah dipasarkan.
Layanan After Sales Aletra
Selain spesifikasi, layanan purna jual menjadi salah satu faktor yang sangat penting ketika membeli mobil listrik. Apalagi Aletra merupakan merek yang relatif baru dibandingkan sejumlah pemain otomotif yang sudah lama berada di Indonesia.
Karena itu, Aletra terus membangun jaringan dealer dan fasilitas layanan untuk memberikan kemudahan kepada konsumen.
Hingga akhir 2025, Aletra telah mengembangkan jaringan dealer yang mencakup sejumlah wilayah seperti Jakarta dan Pekanbaru. Jaringan tersebut menggunakan konsep layanan yang mencakup penjualan, servis dan penyediaan suku cadang.
Aletra juga terus menargetkan perluasan jaringan ke wilayah lain di luar Jabodetabek untuk meningkatkan akses konsumen terhadap layanan purna jual. :chatgpt-content-reference{index="4"}
Pengembangan jaringan ini menjadi penting karena konsumen kendaraan listrik tentu membutuhkan kepastian mengenai lokasi servis, teknisi, suku cadang dan dukungan teknis apabila terjadi masalah pada kendaraan.
Garansi Baterai dan Kendaraan Aletra L8 EV
Aletra memberikan paket garansi yang cukup panjang untuk L8 EV. Berdasarkan informasi resmi perusahaan, baterai mendapatkan garansi selama 8 tahun atau 500.000 kilometer, sedangkan drive unit mendapatkan garansi 8 tahun atau 150.000 kilometer.
Untuk kendaraan, Aletra memberikan garansi selama 6 tahun atau 100.000 kilometer. Selain itu terdapat program free maintenance selama 3 tahun atau 60.000 kilometer serta road assistance selama 1 tahun. :chatgpt-content-reference{index="5"}
Garansi baterai hingga 500.000 kilometer menjadi salah satu keunggulan yang cukup menarik. Baterai merupakan komponen dengan harga tinggi pada kendaraan listrik sehingga perlindungan jangka panjang dapat memberikan rasa aman bagi konsumen.
Konsumen tetap perlu membaca syarat dan ketentuan garansi sebelum membeli kendaraan, termasuk ketentuan perawatan berkala, penggunaan kendaraan dan kondisi yang dapat memengaruhi klaim garansi.
Pengembangan R&D Aletra di Indonesia
Aletra juga memiliki agenda untuk memperkuat kemampuan research and development atau R&D di Indonesia.
Pengembangan pusat Head Office dan R&D menjadi salah satu bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kemampuan riset, rekayasa dan pengembangan kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Hal tersebut penting karena karakter kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh baterai dan motor. Sistem pendinginan, suspensi, perangkat lunak, sistem kelistrikan, pengisian daya dan berbagai komponen lainnya juga perlu disesuaikan dengan kondisi penggunaan.
Dengan pengembangan R&D di dalam negeri, Aletra memiliki peluang untuk melakukan penyempurnaan kendaraan secara lebih cepat berdasarkan masukan konsumen Indonesia.
Kelebihan Aletra L8 EV
Jika melihat keseluruhan paket yang ditawarkan, ada beberapa hal yang menjadi kelebihan Aletra L8 EV.
Pertama adalah kabin. L8 EV menawarkan konfigurasi tujuh penumpang dengan ruang yang luas sehingga cocok untuk keluarga.
Kedua adalah kapasitas baterai. Varian Long Range dengan baterai sekitar 64,7 kWh dan klaim jarak tempuh hingga 540 km CLTC memberikan fleksibilitas untuk perjalanan yang lebih jauh.
Ketiga adalah garansi. Garansi baterai hingga 8 tahun atau 500.000 kilometer menjadi salah satu nilai jual yang menarik.
Keempat adalah proses lokalisasi. Produksi CKD di Purwakarta dan TKDN 44 persen menunjukkan bahwa Aletra mulai membangun basis manufaktur di Indonesia.
Kelima adalah pengembangan produk dan layanan. Aletra terus memperluas jaringan dealer, mengembangkan fasilitas R&D dan menambah pilihan produk untuk pasar Indonesia.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Meskipun memiliki banyak keunggulan, konsumen tetap perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membeli Aletra L8 EV.
Karena Aletra merupakan merek yang masih relatif muda, jaringan dealer dan pusat servisnya masih dalam tahap pengembangan. Konsumen di luar kota besar sebaiknya memastikan terlebih dahulu lokasi fasilitas layanan terdekat.
Konsumen juga perlu memahami bahwa jarak tempuh 540 km merupakan angka berdasarkan metode CLTC. Penggunaan nyata dapat menghasilkan jarak tempuh yang berbeda.
Selain itu, calon pembeli sebaiknya melakukan test drive untuk merasakan langsung posisi duduk, karakter suspensi, ruang baris ketiga, respons motor listrik dan kenyamanan kendaraan.
Spesifikasi Aletra L8 EV
| Spesifikasi | Aletra L8 EV |
|---|---|
| Jenis kendaraan | Medium Electric MPV |
| Kapasitas penumpang | 7 penumpang |
| Motor listrik | 120 kW |
| Torsi maksimum | 240 Nm |
| Kecepatan maksimum | 160 km/jam |
| Kapasitas baterai Long Range | 64,7 kWh |
| Jarak tempuh | Hingga 540 km CLTC |
| Teknologi baterai | Short Blade Bulletproof Battery |
| Pengisian cepat | DC Fast Charging CCS2 |
| Produksi | CKD, Purwakarta, Jawa Barat |
| TKDN | 44% |
| Garansi baterai | 8 tahun / 500.000 km |
| Garansi drive unit | 8 tahun / 150.000 km |
| Garansi kendaraan | 6 tahun / 100.000 km |
| Free maintenance | 3 tahun / 60.000 km |
| Road assistance | 1 tahun |
Aletra L8 EV untuk Kebutuhan Mobilitas Indonesia
Aletra L8 EV menunjukkan bahwa pasar mobil listrik Indonesia mulai semakin beragam. Konsumen tidak lagi hanya memiliki pilihan mobil listrik berukuran kecil atau SUV, tetapi juga mulai mendapatkan pilihan MPV listrik yang dirancang untuk keluarga.
Dengan kapasitas tujuh penumpang, kabin luas, baterai berkapasitas besar, fitur modern, suspensi yang disesuaikan untuk kondisi Indonesia serta dukungan produksi lokal, L8 EV memiliki karakter yang cukup kuat sebagai mobil keluarga listrik.
Dukungan teknologi dari ekosistem Livan dan Geely juga menjadi bagian dari fondasi pengembangan Aletra. Namun, perusahaan tetap berusaha membangun identitasnya sendiri melalui proses R&D, lokalisasi produksi dan penyesuaian kendaraan untuk konsumen Indonesia.
Dari sisi after sales, pengembangan jaringan dealer, layanan servis, ketersediaan suku cadang, garansi baterai hingga 500.000 kilometer dan program free maintenance menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Dengan berbagai pengembangan tersebut, Aletra L8 EV menjadi salah satu MPV listrik yang layak diperhitungkan oleh konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan ruang besar, teknologi listrik modern dan biaya operasional yang berpotensi lebih efisien dibandingkan kendaraan konvensional.
Perkembangan Aletra juga menarik untuk terus dipantau karena perusahaan tidak berhenti pada L8 EV. Pada 2026, Aletra mulai memperluas portofolionya dan tetap mempertahankan segmen kendaraan keluarga sebagai salah satu fokus utama. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin membangun posisi jangka panjang di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Untuk calon pembeli, langkah terbaik sebelum mengambil keputusan adalah melakukan test drive, membandingkan spesifikasi dan harga dengan MPV listrik lainnya, menghitung kebutuhan pengisian daya harian, serta memastikan jaringan dealer dan layanan Aletra yang paling mudah dijangkau dari lokasi tempat tinggal.


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)