Simak spesifikasi Wuling Aira EV 2026, harga mulai Rp155 juta, kapasitas baterai 16,2 dan 25,1 kWh, jarak tempuh, fitur keselamatan, dan biaya charging.
Wuling Aira EV menjadi salah satu pilihan mobil listrik yang menarik perhatian konsumen Indonesia pada 2026. Mobil listrik mungil ini dirancang untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis, mudah dikendarai, dan memiliki biaya operasional yang relatif terjangkau.
Wuling Aira EV hadir dengan desain kompak, konfigurasi empat pintu, kapasitas empat penumpang, serta dua pilihan varian, yaitu Standard Range dan Long Range. Keduanya menawarkan karakteristik yang serupa, tetapi memiliki perbedaan pada kapasitas baterai dan jarak tempuh.
Salah satu daya tarik utama mobil ini adalah harganya yang berada di kisaran Rp150 jutaan untuk wilayah Jakarta. Dengan harga tersebut, Aira EV menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin beralih dari mobil berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya pembelian terlalu besar.
Lantas, bagaimana spesifikasi lengkap Wuling Aira EV, mulai dari dimensi, motor listrik, baterai, fitur keselamatan, hingga biaya pengisian daya? Berikut pembahasannya.
1. Harga Wuling Aira EV 2026
Wuling Aira EV ditawarkan dalam dua pilihan varian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Standard Range cocok untuk aktivitas harian dengan jarak perjalanan relatif pendek, sedangkan Long Range menawarkan jangkauan lebih jauh untuk pengguna yang memiliki mobilitas lebih tinggi.
Berikut daftar harga yang diumumkan Wuling untuk wilayah Jakarta.
| Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|
| Wuling Aira EV Standard Range | Rp155.000.000 |
| Wuling Aira EV Long Range | Rp175.000.000 |
Harga tersebut merupakan harga acuan yang diumumkan Wuling pada 2026. Harga aktual dapat berubah mengikuti periode pembelian, wilayah, program promosi, dan ketentuan dealer.
Selisih harga kedua varian mencapai Rp20 juta. Konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhan jarak tempuh, fitur, serta frekuensi perjalanan sebelum menentukan pilihan.
Bagi pengguna yang sebagian besar melakukan perjalanan dari rumah ke kantor, sekolah, kampus, atau pusat perbelanjaan, Standard Range bisa menjadi pilihan ekonomis. Sementara itu, Long Range lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas jarak tempuh lebih besar.
2. Spesifikasi Teknis Wuling Aira EV
Sebelum membahas fitur dan desain, berikut ringkasan spesifikasi utama Wuling Aira EV berdasarkan informasi resmi yang tersedia.
| Spesifikasi | Aira EV Standard Range | Aira EV Long Range |
|---|---|---|
| Jenis kendaraan | Mobil listrik | Mobil listrik |
| Kapasitas penumpang | 4 orang | 4 orang |
| Panjang | 3.268 mm | 3.268 mm |
| Lebar | 1.550 mm | 1.550 mm |
| Tinggi | 1.575 mm | 1.575 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.190 mm | 2.190 mm |
| Motor listrik | 30 kW | 30 kW |
| Torsi maksimum | 85 Nm | 85 Nm |
| Sistem penggerak | Roda belakang | Roda belakang |
| Kapasitas baterai | 16,2 kWh | 25,1 kWh |
| Jenis baterai | Lithium Ferro-Phosphate (LFP) | Lithium Ferro-Phosphate (LFP) |
| Jarak tempuh klaim | Hingga 205 km | Hingga 301 km |
| Standar pengujian jarak tempuh | CLTC | CLTC |
| Kecepatan maksimum | 101 km/jam | 101 km/jam |
| Sistem kemudi | Electric Power Steering | Electric Power Steering |
Data teknis di atas menunjukkan bahwa perbedaan utama kedua varian terletak pada kapasitas baterai, jarak tempuh, dan sejumlah fitur pendukung.
Perlu diperhatikan bahwa angka jarak tempuh menggunakan standar CLTC. Dalam penggunaan sehari-hari, jarak yang bisa ditempuh dapat berbeda karena dipengaruhi kecepatan, kondisi jalan, penggunaan AC, jumlah penumpang, beban kendaraan, dan gaya berkendara.
3. Dimensi Kompak untuk Mobilitas Perkotaan
Salah satu keunggulan Wuling Aira EV adalah ukuran bodinya yang relatif kecil. Mobil ini memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, dan jarak sumbu roda 2.190 mm.
Dimensi tersebut membuat Aira EV cocok untuk pengguna yang sering beraktivitas di lingkungan perkotaan. Jalan yang padat, area parkir terbatas, serta kebutuhan bermanuver di gang atau jalan perumahan menjadi pertimbangan penting ketika memilih kendaraan.
Dengan panjang sekitar 3,27 meter, pengemudi memiliki peluang lebih besar untuk menemukan ruang parkir dibandingkan ketika menggunakan mobil berdimensi besar. Meski demikian, kemudahan parkir tetap bergantung pada kondisi lokasi dan kemampuan pengemudi.
Aira EV juga memiliki radius putar sekitar 4,5 meter. Angka ini mendukung kelincahan kendaraan ketika berbelok atau melakukan putar balik di jalan yang relatif sempit.
Bagi pengguna yang tinggal di kawasan perkotaan dengan aktivitas padat, kombinasi dimensi kompak dan penggerak listrik menjadi salah satu daya tarik utama mobil ini.
4. Desain Eksterior Modern dan Minimalis
Wuling Aira EV mengusung desain city car yang mengutamakan kepraktisan. Bentuk bodinya ringkas, dengan pendekatan desain yang terlihat modern dan sesuai untuk kendaraan listrik perkotaan.
Bagian depan dilengkapi lampu utama LED dengan desain ring light. Karakter lampu ini memberikan identitas visual yang mudah dikenali, sekaligus membuat tampilan kendaraan terlihat lebih modern.
Pada bagian belakang, desain lampu LED dibuat selaras dengan konsep eksteriornya. Wuling juga menyematkan lampu rem tambahan di bagian atas untuk membantu memberikan sinyal pengereman kepada pengguna jalan di belakang.
Salah satu detail menarik adalah penggunaan desain penutup roda bergaya four-leaf clover. Elemen ini memberikan sentuhan berbeda pada tampilan roda tanpa harus menggunakan velg berukuran besar.
Aira EV juga tersedia dengan pilihan warna Starry Black, Galaxy Blue, dan Milk Tea. Pilihan tersebut memberikan alternatif bagi konsumen yang menyukai warna gelap, warna yang lebih ekspresif, maupun tampilan yang cenderung lembut.
Desainnya memang tidak ditujukan untuk menghadirkan kesan SUV atau mobil sport. Sebaliknya, Aira EV lebih menonjolkan karakter kendaraan perkotaan yang sederhana, modern, dan praktis.
5. Interior dan Kapasitas Kabin
Masuk ke dalam kabin, Wuling Aira EV menyediakan tempat duduk untuk empat orang, termasuk pengemudi. Konfigurasi ini sesuai untuk penggunaan pribadi, pasangan, keluarga kecil, atau perjalanan bersama teman.
Penggunaan empat pintu menjadi nilai tambah dalam hal akses keluar masuk kendaraan. Penumpang belakang tidak perlu melewati kursi depan seperti pada sejumlah mobil mungil dengan konfigurasi dua pintu.
Pada bagian interior, Aira EV menggunakan jok berbahan kain dengan pilihan warna kabin Cookies & Cream. Tata letak kabin dibuat sederhana agar berbagai fungsi kendaraan mudah dijangkau oleh pengemudi.
Kursi belakang juga dapat dilipat dengan konfigurasi 50:50. Fitur ini memberikan fleksibilitas ketika pengguna harus membawa barang berukuran lebih besar.
Kapasitas bagasi tercatat sekitar 170 liter ketika kursi belakang digunakan. Jika kursi belakang dilipat, kapasitas ruang bagasi dapat meningkat hingga 838 liter berdasarkan spesifikasi pabrikan.
Angka tersebut memberikan gambaran bahwa mobil mungil ini tidak hanya ditujukan untuk membawa penumpang, tetapi juga dapat mengakomodasi kebutuhan membawa barang belanjaan, tas, atau perlengkapan perjalanan.
Namun, karena ukuran kabinnya tetap tergolong kompak, konsumen sebaiknya mencoba langsung posisi duduk di baris depan dan belakang sebelum membeli. Hal ini penting untuk memastikan ruang kaki, ruang kepala, dan posisi duduk sesuai dengan kebutuhan keluarga.
6. Motor Listrik dan Performa Berkendara
Wuling Aira EV menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 30 kW dan torsi puncak 85 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui sistem transmisi reduksi tunggal.
Dalam penggunaan sehari-hari, karakter motor listrik memberikan respons tenaga yang praktis untuk kondisi lalu lintas perkotaan. Pengemudi tidak perlu melakukan perpindahan gigi manual, sehingga pengoperasian kendaraan terasa lebih sederhana.
Sistem penggerak roda belakang juga menjadi karakter teknis yang membedakan Aira EV dari sebagian mobil listrik mungil lainnya.
Kecepatan maksimum kendaraan tercatat mencapai 101 km/jam. Dengan karakter tersebut, Aira EV lebih tepat diposisikan sebagai kendaraan untuk perjalanan harian, seperti pergi bekerja, mengantar anak, berbelanja, atau melakukan aktivitas dalam kota.
Untuk perjalanan jalan tol, pengguna tetap perlu memperhatikan batas kecepatan, kondisi lalu lintas, kapasitas baterai, serta jarak menuju lokasi pengisian daya berikutnya.
Aira EV bukan kendaraan yang dirancang untuk mengejar performa tinggi. Fokus utamanya adalah kemudahan penggunaan, efisiensi energi, dan kepraktisan dalam menghadapi kebutuhan mobilitas sehari-hari.
7. Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh
Baterai menjadi salah satu komponen paling penting dalam menentukan kemampuan sebuah mobil listrik. Wuling Aira EV menggunakan baterai Lithium Ferro-Phosphate atau LFP, yang dikenal sebagai salah satu jenis kimia baterai untuk kendaraan listrik.
Wuling menawarkan dua pilihan kapasitas baterai pada Aira EV.
Aira EV Standard Range
Varian Standard Range menggunakan baterai berkapasitas 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km berdasarkan standar CLTC.
Pilihan ini cocok untuk pengguna yang menempuh jarak harian relatif pendek dan memiliki akses pengisian daya di rumah. Pengguna dapat mengisi baterai ketika kendaraan tidak digunakan, misalnya pada malam hari.
Aira EV Long Range
Varian Long Range menggunakan baterai berkapasitas 25,1 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 301 km berdasarkan standar CLTC.
Kapasitas baterai yang lebih besar memberikan fleksibilitas perjalanan yang lebih baik. Varian ini dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang memiliki aktivitas lebih padat atau tidak ingin terlalu sering melakukan pengisian daya.
Meski demikian, jarak tempuh aktual tidak selalu sama dengan angka pengujian. Penggunaan AC, kemacetan, kondisi jalan menanjak, kecepatan tinggi, dan beban kendaraan dapat meningkatkan konsumsi energi.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat jarak tempuh maksimum, tetapi juga memperhitungkan jarak perjalanan rutin dan ketersediaan fasilitas pengisian daya.
8. Sistem Pengisian Daya dan Waktu Charging
Salah satu hal yang perlu dipahami sebelum membeli mobil listrik adalah metode pengisian daya. Wuling Aira EV mendukung pengisian daya AC dan DC fast charging.
Untuk pengisian daya AC, waktu pengisian dari kondisi baterai 20 persen hingga 100 persen diperkirakan sekitar 4,8 jam untuk Standard Range dan 7,2 jam untuk Long Range, berdasarkan spesifikasi pabrikan.
Sementara itu, pengisian daya DC dari kondisi baterai 30 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 35 menit dalam kondisi pengisian yang sesuai.
Waktu sebenarnya dapat berubah tergantung kemampuan charger, suhu baterai, kondisi baterai, dan daya yang tersedia di lokasi pengisian.
Untuk penggunaan sehari-hari, pengisian daya di rumah dapat menjadi pilihan praktis karena kendaraan bisa diisi ketika sedang diparkir. Sementara itu, fasilitas DC fast charging dapat membantu ketika pengguna membutuhkan tambahan daya dalam waktu relatif singkat.
Sebelum memasang fasilitas pengisian di rumah, pastikan daya listrik, instalasi, dan perangkat pengisian sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Konsultasikan dengan dealer atau teknisi yang kompeten agar instalasi aman.
Pengguna juga sebaiknya memeriksa lokasi SPKLU yang mendukung kendaraan, terutama jika sering bepergian ke luar kota.
9. Fitur Hiburan dan Teknologi
Wuling Aira EV dilengkapi sejumlah fitur yang mendukung kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Salah satu fitur yang menonjol adalah layar kontrol berukuran 10,1 inci pada varian Long Range. Layar tersebut mendukung konektivitas smartphone sehingga pengguna dapat mengakses fungsi hiburan dan informasi yang kompatibel.
Pada varian Standard Range, sistem instrumen menggunakan layar berukuran 7 inci. Tampilan ini membantu pengemudi memantau informasi kendaraan saat berkendara.
Aira EV juga menyediakan tombol multifungsi pada setir untuk memudahkan pengaturan sejumlah fungsi kendaraan tanpa harus terlalu sering mengalihkan perhatian dari jalan.
Fitur lain yang tersedia meliputi konektivitas Bluetooth, USB, radio AM/FM, serta port USB dan soket daya 12 volt.
Pada varian Long Range, tersedia pula kamera belakang untuk membantu pengemudi saat memundurkan kendaraan. Fitur ini bermanfaat ketika parkir di tempat dengan ruang terbatas.
Selain itu, teknologi Internet of Vehicle melalui aplikasi MyWuling+ memungkinkan pengguna mengakses fungsi pemantauan kendaraan yang didukung sistem tersebut.
Ketersediaan fitur dapat berbeda antara Standard Range dan Long Range. Oleh karena itu, calon pembeli perlu memastikan daftar perlengkapan pada kendaraan yang ditawarkan dealer.
10. Fitur Keselamatan Wuling Aira EV
Keselamatan menjadi faktor penting ketika memilih mobil listrik, termasuk kendaraan yang digunakan untuk mobilitas perkotaan.
Wuling Aira EV dilengkapi fitur keselamatan dasar seperti Dual SRS Airbag, Anti-lock Braking System (ABS), dan Electronic Brake-force Distribution (EBD).
ABS membantu mencegah roda terkunci ketika pengemudi melakukan pengereman keras dalam kondisi tertentu. Sementara itu, EBD membantu mendistribusikan gaya pengereman sesuai kebutuhan kendaraan.
Pada varian Long Range, tersedia fitur tambahan berupa Electronic Stability Control (ESC) untuk membantu menjaga kestabilan kendaraan, serta Hill Hold Control (HHC) yang membantu ketika kendaraan berhenti di tanjakan.
Fitur Electric Parking Brake (EPB) dan Auto Vehicle Hold (AVH) juga tersedia pada varian Long Range. Keduanya membantu pengoperasian rem parkir dan menjaga kendaraan tetap diam ketika kondisi penggunaan mendukung.
Selain itu, Aira EV dilengkapi ISOFIX untuk pemasangan kursi keselamatan anak yang kompatibel dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) untuk memantau tekanan ban.
Struktur bodinya menggunakan sekitar 60 persen baja berkekuatan tinggi atau high-strength steel. Material tersebut dirancang untuk membantu memberikan perlindungan struktural bagi penumpang.
Baterai kendaraan menggunakan teknologi MAGIC Battery Pro. Sistem ini mencakup pengelolaan temperatur dan struktur perlindungan baterai yang dirancang untuk mendukung keamanan penggunaannya.
Walaupun memiliki sejumlah fitur keselamatan, pengemudi tetap perlu menjaga jarak aman, menggunakan sabuk pengaman, mematuhi aturan lalu lintas, dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
11. Estimasi Biaya Pengisian Daya Wuling Aira EV
Salah satu alasan masyarakat mempertimbangkan mobil listrik adalah biaya energi yang berpotensi lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.
Sebagai gambaran, biaya pengisian dapat dihitung menggunakan asumsi tarif listrik rumah tangga Rp1.700 per kWh. Perhitungan berikut merupakan estimasi sederhana berdasarkan kapasitas baterai, bukan biaya aktual untuk setiap sesi pengisian.
| Varian | Kapasitas baterai | Estimasi biaya energi untuk kapasitas penuh |
|---|---|---|
| Standard Range | 16,2 kWh | Rp27.540 |
| Long Range | 25,1 kWh | Rp42.670 |
Biaya tersebut belum memperhitungkan kehilangan energi selama proses pengisian, biaya layanan, maupun tarif khusus di SPKLU.
Jika dihitung berdasarkan jarak tempuh klaim, Standard Range memiliki kebutuhan energi teoritis sekitar 0,079 kWh per kilometer. Sementara itu, Long Range berada di sekitar 0,083 kWh per kilometer.
Angka tersebut berasal dari pembagian kapasitas baterai dengan jarak tempuh CLTC. Hasil penggunaan nyata bisa berbeda.
Meski demikian, perhitungan ini dapat membantu calon pembeli memahami bahwa biaya perjalanan dengan mobil listrik tidak hanya ditentukan oleh harga kendaraan, tetapi juga oleh konsumsi energi, tarif pengisian, dan pola penggunaan.
12. Kelebihan Wuling Aira EV
Ada beberapa hal yang membuat Wuling Aira EV menarik untuk dipertimbangkan.
Pertama, harga pembelian relatif terjangkau. Dengan harga acuan mulai Rp155 juta untuk wilayah Jakarta, kendaraan ini dapat menjadi pintu masuk bagi konsumen yang ingin menggunakan mobil listrik.
Kedua, ukuran bodinya kompak. Dimensi yang ringkas membantu pengemudi bermanuver di jalan perkotaan dan mencari tempat parkir.
Ketiga, tersedia dua pilihan jarak tempuh. Konsumen dapat memilih Standard Range untuk penggunaan harian atau Long Range untuk fleksibilitas yang lebih besar.
Keempat, biaya energi berpotensi lebih hemat dibandingkan biaya bahan bakar mobil konvensional, khususnya jika pengisian dilakukan di rumah dengan tarif listrik yang sesuai.
Kelima, konfigurasi empat pintu dan empat tempat duduk membuat kendaraan ini tetap praktis untuk kebutuhan keluarga kecil.
Keenam, varian Long Range menawarkan fitur tambahan seperti layar kontrol lebih besar, kamera belakang, ESC, EPB, dan AVH yang dapat meningkatkan kenyamanan penggunaan.
13. Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Walaupun menawarkan sejumlah keunggulan, Wuling Aira EV tetap memiliki beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
Pertama, kapasitas kabinnya terbatas untuk empat penumpang. Jika sering bepergian dengan keluarga besar atau membawa banyak barang, kendaraan yang lebih besar mungkin lebih sesuai.
Kedua, jarak tempuh aktual dapat lebih pendek daripada angka CLTC. Pengguna yang sering melakukan perjalanan antarkota perlu merencanakan pengisian daya dengan lebih cermat.
Ketiga, perbedaan fitur antara Standard Range dan Long Range cukup penting. Jangan hanya membandingkan harga dan jarak tempuh, tetapi periksa juga perlengkapan keselamatan serta teknologi yang tersedia pada masing-masing varian.
Keempat, akses pengisian daya perlu menjadi pertimbangan sejak awal. Pengguna yang memiliki tempat parkir pribadi dan instalasi listrik memadai biasanya lebih mudah mengatur rutinitas pengisian.
Kelima, biaya kepemilikan tidak hanya terdiri dari biaya listrik. Asuransi, ban, perawatan berkala, pajak, dan komponen lain tetap perlu diperhitungkan.
Sebelum membeli, lakukan test drive, tanyakan ketentuan garansi baterai, periksa fasilitas pengisian daya, dan minta rincian biaya kepemilikan dari dealer.
14. Apakah Wuling Aira EV Cocok untuk Penggunaan Harian?
Wuling Aira EV paling relevan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan praktis untuk aktivitas sehari-hari. Contohnya adalah perjalanan dari rumah ke kantor, mengantar anak sekolah, berbelanja, atau melakukan aktivitas rutin di dalam kota.
Bagi pengguna yang menempuh jarak harian sekitar puluhan kilometer, kedua varian dapat menjadi pilihan yang menarik. Namun, keputusan tetap harus mempertimbangkan pola perjalanan, cadangan jarak tempuh, dan akses pengisian daya.
Standard Range cocok bagi konsumen yang ingin menekan biaya pembelian dan tidak membutuhkan jangkauan terlalu jauh setiap hari.
Sebaliknya, Long Range lebih menarik untuk pengguna yang menginginkan fleksibilitas lebih besar, terutama jika aktivitas harian sering berubah atau jarak perjalanan cukup panjang.
Mobil ini juga dapat dipertimbangkan sebagai kendaraan kedua di rumah. Kendaraan listrik berukuran kompak dapat digunakan untuk aktivitas rutin, sementara mobil lain digunakan ketika membutuhkan kapasitas penumpang atau ruang bagasi lebih besar.
Wuling Aira EV merupakan mobil listrik perkotaan yang mengutamakan kepraktisan, efisiensi, dan kemudahan penggunaan. Dengan dimensi panjang 3.268 mm, kapasitas empat penumpang, motor listrik 30 kW, serta dua pilihan kapasitas baterai, kendaraan ini menawarkan alternatif bagi masyarakat yang ingin mulai beralih ke mobilitas listrik.
Varian Standard Range memiliki baterai 16,2 kWh dan jarak tempuh hingga 205 km berdasarkan standar CLTC. Sementara itu, varian Long Range menggunakan baterai 25,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km berdasarkan standar yang sama.
Harga acuan wilayah Jakarta mulai Rp155 juta untuk Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range. Perbedaan harga tersebut dapat menjadi pertimbangan utama ketika menentukan varian yang sesuai.
Bagi pengguna yang membutuhkan mobil listrik kompak untuk bekerja, berbelanja, dan menjalankan aktivitas di perkotaan, Aira EV layak masuk daftar pilihan. Namun, keputusan pembelian sebaiknya tetap didasarkan pada kebutuhan nyata, ketersediaan fasilitas pengisian daya, fitur keselamatan, dan biaya kepemilikan secara keseluruhan.
FAQ Seputar Wuling Aira EV
Berapa harga Wuling Aira EV 2026?
Harga acuan OTR Jakarta yang diumumkan Wuling adalah Rp155 juta untuk Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range. Harga dapat berubah mengikuti program penjualan dan wilayah.
Berapa jarak tempuh Wuling Aira EV?
Standard Range memiliki jarak tempuh hingga 205 km, sedangkan Long Range mencapai hingga 301 km berdasarkan standar pengujian CLTC.
Berapa kapasitas baterai Wuling Aira EV?
Standard Range menggunakan baterai LFP berkapasitas 16,2 kWh. Long Range memiliki baterai LFP berkapasitas 25,1 kWh.
Berapa tenaga motor listrik Wuling Aira EV?
Kedua varian menggunakan motor listrik berdaya maksimum 30 kW dengan torsi puncak 85 Nm dan sistem penggerak roda belakang.
Berapa kapasitas penumpang Wuling Aira EV?
Wuling Aira EV memiliki empat tempat duduk, termasuk kursi pengemudi, serta konfigurasi empat pintu.
Apakah Wuling Aira EV bisa diisi daya di SPKLU?
Ya. Aira EV mendukung pengisian AC dan DC fast charging. Pengisian DC dari 30 persen hingga 80 persen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 35 menit dalam kondisi yang sesuai.
Apakah Wuling Aira EV cocok untuk perjalanan jauh?
Aira EV lebih ditujukan untuk mobilitas harian di perkotaan. Perjalanan jauh tetap memungkinkan dengan perencanaan rute dan pengisian daya yang tepat, tetapi jarak tempuh aktual perlu diperhitungkan.
Apa perbedaan Standard Range dan Long Range?
Perbedaan utamanya terletak pada kapasitas baterai, jarak tempuh, harga, serta beberapa fitur tambahan. Long Range menawarkan baterai lebih besar, jangkauan lebih jauh, dan perlengkapan yang lebih lengkap.
Harga Wuling Aira EV 2026, baterai Wuling Aira EV, jarak tempuh Wuling Aira EV, Wuling Aira EV Standard Range, Wuling Aira EV Long Range, biaya charging Wuling Aira EV.



