Widget HTML Atas

Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar

Truk EV Kapasitas 8 Ton di Indonesia: Solusi Transportasi Logistik Masa Depan

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia tidak hanya terjadi pada mobil penumpang, tetapi juga mulai merambah sektor kendaraan komersial. Salah satu segmen yang mulai berkembang adalah truk listrik kapasitas 8 ton atau medium duty truck. Kehadiran truk EV di kelas ini menjadi solusi bagi perusahaan logistik, distribusi, dan industri yang membutuhkan kendaraan operasional efisien, ramah lingkungan, dan sesuai regulasi masa depan.

Berikut ulasan lengkap mengenai truk listrik 8 ton di Indonesia.

Perkembangan Truk Listrik Medium Duty di Indonesia

Indonesia mulai memasuki era elektrifikasi kendaraan komersial. Salah satu pelopor di segmen ini adalah PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang memperkenalkan truk listrik medium duty dengan kapasitas Gross Vehicle Weight (GVW) hingga 8 ton. Truk ini dirancang khusus untuk kebutuhan distribusi perkotaan dan jarak menengah, seperti logistik e-commerce, distribusi FMCG, hingga pengangkutan industri ringan.

Segmen 8 ton dianggap ideal karena:

  • Cocok untuk distribusi dalam kota dan antar kota jarak pendek

  • Efisien untuk operasional harian (last mile hingga mid-mile delivery)

  • Lebih mudah masuk area perkotaan dibanding truk heavy duty

Contoh Truk EV 8 Ton di Indonesia: MAB MT8NF

Salah satu model yang cukup dikenal adalah MAB MT8NF, truk listrik medium duty dengan spesifikasi sebagai berikut:

Dimensi & Kapasitas

  • GVW: 8.000 kg (8 ton)

  • Panjang: ±6.150 mm

  • Lebar: 2.100 mm

  • Wheelbase: 3.620 mm

  • Kapasitas angkut: hingga 8 ton

Motor & Performa

  • Motor listrik: Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM)

  • Daya: 100 kW (rated) – 160 kW (peak)

  • Torsi puncak: hingga 2.100 Nm

  • Kecepatan maksimum: sekitar 80 km/jam

  • Kemampuan tanjakan: ±20%

Baterai & Jarak Tempuh

  • Kapasitas baterai: ±162 kWh (LiFePO4)

  • Jarak tempuh: 150–180 km per pengisian

  • Fast charging: sekitar 3 jam (CCS2)

Spesifikasi ini menunjukkan bahwa truk listrik 8 ton sudah cukup memadai untuk operasional distribusi harian di area perkotaan.

Keunggulan Truk Listrik 8 Ton

1. Biaya Operasional Lebih Rendah

  • Biaya energi listrik lebih murah dibanding solar

  • Minim perawatan karena tidak ada mesin pembakaran, oli, atau sistem transmisi kompleks

2. Ramah Lingkungan

  • Nol emisi gas buang

  • Mendukung target pengurangan emisi karbon perusahaan (ESG)

3. Cocok untuk Operasi Perkotaan

  • Suara lebih senyap

  • Ideal untuk distribusi malam hari atau area padat penduduk

4. Mendukung Regulasi Masa Depan

  • Sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait elektrifikasi kendaraan dan pengurangan emisi

Aplikasi Penggunaan

Truk EV kapasitas 8 ton dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan:

  • Distribusi logistik dan e-commerce

  • Pengiriman barang FMCG

  • Cold chain (dengan box pendingin)

  • Angkutan retail dan gudang

  • Pengelolaan sampah atau utilitas kota

  • Distribusi bahan bangunan ringan

Dengan jarak tempuh sekitar 150 km, kendaraan ini ideal untuk operasi harian pulang-pergi dalam kota.

Tantangan Implementasi

Meskipun menjanjikan, masih terdapat beberapa tantangan:

  1. Harga awal relatif tinggi
    Estimasi harga truk listrik 8 ton berada di kisaran ± Rp1,2 miliar.

  2. Infrastruktur pengisian

    • Depot charging masih terbatas

    • Perusahaan biasanya perlu membangun charging sendiri

  3. Jarak tempuh terbatas

    • Belum cocok untuk rute jarak jauh antar provinsi

  4. Adopsi industri

    • Perlu edukasi dan perhitungan total cost of ownership (TCO)

Prospek Pasar di Indonesia

Prospek truk listrik 8 ton di Indonesia sangat besar karena:

  • Pertumbuhan sektor logistik dan e-commerce

  • Kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) yang mendorong penggunaan kendaraan sesuai kapasitas

  • Komitmen perusahaan besar terhadap operasional rendah emisi

  • Dukungan pemerintah terhadap kendaraan listrik

Segmen medium duty diprediksi menjadi salah satu yang paling cepat diadopsi karena keseimbangan antara kapasitas, biaya operasional, dan kebutuhan pasar.

Truk listrik kapasitas 8 ton menjadi solusi strategis bagi sektor logistik dan distribusi di Indonesia. Dengan biaya operasional lebih rendah, ramah lingkungan, dan performa yang sudah memadai untuk kebutuhan harian, kendaraan ini berpotensi menjadi standar baru dalam transportasi komersial perkotaan.

Meski masih menghadapi tantangan dari sisi harga dan infrastruktur, tren elektrifikasi kendaraan niaga menunjukkan bahwa truk EV 8 ton akan memainkan peran penting dalam transformasi industri logistik Indonesia menuju sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Berikut jenis truk listrik (EV) di Indonesia dengan kapasitas 8 ton ke atas yang sudah diperkenalkan, diproduksi, atau sedang tahap uji coba hingga saat ini.

Truk EV Kapasitas 8 Ton (Medium Duty)

1. MAB MT 8 NF

  • GVW: 8 ton

  • Motor: hingga 160 kW, torsi 2.100 Nm

  • Baterai: ±162 kWh

  • Jarak tempuh: sekitar 150 km

  • Status: sudah diproduksi dan digunakan untuk logistik, termasuk operasional di IKN dan uji coba dengan perusahaan logistik. 

Varian aplikasi:

  • Box logistik

  • Truk perkebunan (Palm Oil Truck)

  • Angkut sampah atau utilitas kota

2. MAB MGT-NF8T (Prototype / Rolling Chassis)

  • GVW: 8 ton

  • Motor: 160 kW

  • Baterai: 162 kWh

  • Jarak tempuh: ±150 km

  • Status: prototipe sasis fleksibel untuk berbagai karoseri (bak, box, dll).

Truk EV Kapasitas di Atas 8 Ton (Heavy Duty)

3. MAB MT 10 NF

  • GVW: sekitar 10 ton

  • Digunakan untuk:

    • Sweeper listrik

    • Truk utilitas berat

    • Angkutan logistik berat

  • Status: sudah diperkenalkan dalam lini produk heavy-duty MAB. 

4. MAB MT 10 NF Sweeper

  • Versi khusus untuk kebersihan jalan atau operasional pemerintah daerah

  • Termasuk kategori heavy-duty EV truck.

Truk EV Global yang Sudah Dipamerkan di Indonesia (≥8 ton)

5. Isuzu ELF EV (NRR-EV)

  • Kelas medium–heavy duty

  • Jarak tempuh hingga 300+ km (tergantung konfigurasi)

  • Status di Indonesia: masih tahap pameran/prototipe di GIIAS, belum dijual massal.


Ringkasan Jenis Truk EV ≥8 Ton di Indonesia

Model            Kapasitas            Status
MAB MT 8 NF            8 ton                    Produksi & operasional
MAB MGT-NF8T            8 ton            Prototipe chassis
MAB MT 10 NF            10 ton            Heavy duty, diperkenalkan
MAB MT 10 NF Sweeper            ±10 ton            Heavy duty utilitas
Isuzu ELF EV (NRR-EV)            ≥8 ton            Prototipe/pameran
  • Saat ini, PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menjadi pemain utama truk listrik berat di Indonesia.

  • Pasar truk EV ≥8 ton masih tahap awal (early adoption).

  • Mayoritas unit digunakan untuk:

    • Logistik perkotaan

    • Operasional pemerintah

    • Kawasan industri atau proyek khusus.