Mitsubishi Fuso eCanter 8,55 Ton: Solusi Truk Listrik Andal untuk Logistik Modern
Perkembangan kendaraan listrik tidak hanya terjadi pada mobil penumpang, tetapi juga merambah ke sektor kendaraan niaga. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah Mitsubishi Fuso eCanter 8,55 ton, varian terbesar dari keluarga eCanter yang dirancang untuk kebutuhan distribusi dengan kapasitas lebih besar namun tetap ramah lingkungan.
Berikut ulasan lengkapnya untuk Sobat EV.
Sekilas tentang eCanter 8,55 Ton
Mitsubishi Fuso eCanter merupakan truk listrik ringan pertama yang diproduksi massal dan dikembangkan khusus untuk kebutuhan operasional perkotaan. Varian 8,55 ton (GVW) hadir sebagai model dengan daya angkut terbesar dalam lini eCanter, cocok untuk sektor logistik, distribusi retail, hingga operasional industri.
Spesifikasi Utama eCanter 8,55 Ton
1. Kapasitas dan Dimensi
-
Gross Vehicle Weight (GVW): 8,55 ton
-
Payload sasis: hingga ±5,1 ton
-
Pilihan wheelbase: 3.400 – 4.750 mm
-
Panjang bodi maksimum: hingga 7,2 meter
-
Kapasitas muatan: hingga 15 pallet
2. Performa Motor Listrik
-
Tenaga maksimum: 129 kW (±173 PS)
-
Tenaga kontinu: 110 kW
-
Torsi tinggi dan respons instan, tetap bertenaga baik saat kosong maupun bermuatan
3. Pilihan Baterai
-
Baterai M: 82,6 kWh
-
Baterai L: 123,9 kWh
-
Jarak tempuh:
-
Sekitar 140 km (M)
-
Hingga 200 km (L)
4. Sistem Pengisian
-
AC charging: hingga 22 kW
-
DC fast charging: hingga 104 kW
-
Pengisian 20–80% sekitar 26–39 menit (tergantung kapasitas baterai)
Keunggulan eCanter 8,55 Ton
1. Ramah Lingkungan
Tanpa emisi gas buang dan tingkat kebisingan rendah, eCanter sangat ideal untuk operasional di kawasan perkotaan, area industri, hingga zona rendah emisi.
2. Biaya Operasional Lebih Efisien
-
Komponen mekanis lebih sedikit dibanding truk diesel
-
Tidak memerlukan oli mesin dan perawatan kompleks
-
Sistem regenerative braking membantu efisiensi energi
3. Nyaman dan Mudah Dikendarai
-
Transmisi otomatis tanpa perpindahan gigi
-
Akselerasi halus dan responsif
-
Kabin comfort dengan konfigurasi 3 penumpang
4. Fleksibel untuk Berbagai Aplikasi
Dengan pilihan wheelbase dan panjang bodi, eCanter 8,55 ton dapat digunakan untuk:
-
Box delivery
-
Refrigerated truck
-
Wing box
-
Logistik e-commerce
-
Distribusi FMCG
Tantangan Penggunaan
Meski memiliki banyak keunggulan, beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Jarak tempuh masih terbatas untuk distribusi jarak jauh
-
Infrastruktur charging perlu disesuaikan
-
Harga unit lebih tinggi dibanding versi diesel (sekitar kisaran Rp 1 miliar tergantung spesifikasi)
eCanter 8,55 ton paling ideal untuk:
-
Perusahaan logistik dalam kota
-
Distribusi last-mile dan middle-mile
-
Operasional kawasan industri
-
Perusahaan yang ingin menekan emisi dan biaya operasional jangka panjang
Status eCanter di Indonesia
-
Resmi diluncurkan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada ajang GIIAS 2024.
Setelah peluncuran, unit sudah mulai beroperasi untuk kebutuhan komersial, salah satunya digunakan oleh PT Yusen Logistics Indonesia sebagai kendaraan distribusi.
Apakah Sudah Dijual Bebas?
-
Sudah tersedia untuk konsumen bisnis (B2B), terutama perusahaan logistik dan operasional.
-
Sistem penjualan bersifat custom sesuai kebutuhan (kapasitas baterai, bodi, aplikasi).
-
Harga tidak dipublikasikan secara resmi, tetapi kisaran mulai di atas Rp 1 miliar, tergantung spesifikasi dan konfigurasi.
Catatan Penting
-
Sebelum diluncurkan, eCanter telah melalui uji coba (Proof of Concept) sejak 2022 di beberapa perusahaan seperti DHL, Pos Indonesia, dan Nestlé dengan hasil positif.
Saat ini pemasaran masih fokus pada fleet dan perusahaan, bukan penjualan retail umum seperti truk konvensional.
Terkait Varian 8,55 Ton
Untuk varian 8,55 ton (GVW besar):
-
Secara global tersedia dalam lini eCanter.
-
Namun di Indonesia, yang dipasarkan umumnya varian spesifikasi menengah (sekitar 6–8 ton) dan konfigurasi detailnya menyesuaikan permintaan fleet, sehingga ketersediaan varian 8,55 ton bergantung pada proyek atau pemesanan khusus.
